Tuesday, February 25, 2020

,
Back to Indonesia 🇲🇨 - Rsjournal
Lukou International Airport, Nanjing


(Note: Post ini adalah post lanjutan dari cerita tentang apartment saya)
👇🏻
First Time Sewa Apartemen di Nanjing, China - Journey of The Week
Selamat membaca😻


Setelah melakukan pertimbangan panjang antara balik ke Indonesia atau tetap stay di Nanjing, akhirnya saya dan dua orang teman saya memutuskan untuk segera balik ke Indonesia. Banyak sekali pertimbangan yang membuat kami ingin segera pulang, diantaranya:


  1. Virus sudah semakin menyebar, kami takut jika menunda makin lama kami makin tidak diizinkan balik ke Indonesia
  2. Issue bahwa penerbangan dari China akan segera di batalkan di beberapa negara Seperti Singapore dan Thailand
  3. Issue bahwa China akan segera me-lockdown negara mereka
  4. Jadwal kuliah ditunda
  5. Harga tiket semakin mahal.

Akhirnya kami membeli tiket untuk penerbangan malam tanggal 28 Januari, estimasi perjalanan 12 jam menggunakan maskapai Thai Lion. Waktu itu harga tiket yang kami dapatkan harganya sekitar 4 jutaan tanpa bagasi, hanya kabin 7kg. Mahal memang untuk sebuah penerbangan kelas ekonomi, karena tiket normal Nanjing-Jkt biasanya hanya kisaran harga 2juta sampai 3juta. Tapi demi keselamatan bersama, rugi sedikit tidak masalah asal selamat. 


Pukul 18.00 waktu Nanjing saya dan teman-teman mulai on the way menuju Bandara. Kami berangkat pukul 12 malam, namun karena lokasi bandara jauh dan belum terlalu tau tentang sistemasi keberangkatan sekarang akhirnya kami memutuskan untuk berangkat secepat mungkin.

Semua orang menggunakan masker. Masker yang kami gunakan Adalah N90, respiratory mask. Di pintu Masuk kami di check menggunakan thermal gun. Waktu itu saya sehat-sehat saja, namun karna parno saya deg degan sekali, takut tiba-tiba suhu tubuh saya naik dan tidak boleh masuk bandara, huh ada-ada saja :(


Back to Indonesia 🇲🇨 - Rsjournal
Safety first, tidak hanya pakai masker, adik-adik ini juga pakai sarung tangan lho 😅

Setelah menunggu beberapa jam, akhirnya kami check in. Surprisingly, banyak banget orang Indo😆.  Kami kira hanya kami bertiga yang berangkat pada saat itu. Ternyata banyak dan bukan hanya kami. Pelajar dari kampus lain pun juga pada berbondong-bondong pulang kampung. Waktu itu saya dan kedua temen saya langsung seneng karena banyak temen, kami jadi tidak takut nyasar dan tinggal ngikutin kemana mereka pergi.


Back to Indonesia 🇲🇨 - Rsjournal
Health Quarantine

Tbh, agak sedikit takut dan parno karna melakukan perjalanan jauh, transit di thailand juga lumayan lama apalagi kami dari China. Takut di cap bawa penyakit atau apalah sebutan mereka. Makanya saya dan teman-teman jadi rutin banget nyemprot hands sanitizer, dikit-dikit habis pegang ini itu langsung nyemprot sana sini. Huh namanya juga parno yakan shay?

Oh iya saat di bandara Nanjing, kami melewati beberapa tahap pengecekan. Thermal test beberapa kali dan surat pernyataan tidak pernah melakukan perjalanan ke Wuhan dalam waktu dekat lalu nantinya surat tersebut diserahkan ke bagian health Quarantine. Ketika berhasil melewati health quarantine berarti sudah aman dan boleh melakukan keberangkatan.

Back to Indonesia 🇲🇨 - Rsjournal


Puji Tuhan, kami mendapat pesawat yang transit di Bangkok hanya sekitar 3 jam-an. Beberapa teman kami mendapat transit hingga 12 jam🤯 . Rasa takut tetap pasti akan muncul karena ini merupakan awal-awal virus ini muncul sehingga kami masih belum paham tentang cara penyebarannya. Namun bersyukur karena kami dapat sampai di Indonesia dengan selamat. Thanks God💋.


Back to Indonesia 🇲🇨 - Rsjournal

Sebenarnya jika dipikir-pikir kembali, protokol yang di lakukan di China, Thailand dan beberapa negara di Asia Tenggara sudah paling aman, semua orang diharuskan menggunakan masker, menjaga kebersihan, menggunakan hands sanitizer dan tidak sembarangan menyentuh barang. Hal hal simple yang sepele bukan?

Inilah salah satu alasan mengapa penyebaran virus di China dapat segera pulih dan menurun, karena mereka begitu memperhatikan protokol kesehatan dan tidak mengabaikan himbauan pemerintah.

Mungkin Indonesia harus lebih banyak belajar dari Negara-negara yang sudah berhasil mengurangi penyebaran virus ya, mengingat saat ini Indonesia merupakan negara nomor 1 di Asia Tenggara dengan jumlah pasien yang terjangkit virus corona terbanyak yang sudah mencapai angka 40 ribu pasien tertular. Get well soon Indonesiaku, semoga orang-orang yang masih ngeyel dan tetap keluyuran tidak jelas sana sini dan mengabaikan protokol disituasi pandemi ini dapat segera dibuka matanya agar segera menghentikan kelakuan konyolnya itu.



Rs2020


Monday, January 20, 2020

,
Pengalaman Sewa Apartemen di Nanjing, Cina - Journey of The Week



Nihao, friends! Post kali ini saya pengen cerita pengalaman pribadi saat kemarin libur semester di Cina nih. Beberapa temen-temen bertanya, gimana sih bisa dapet apartment di cina? Sebenarnya memang mencari apartment di Cina itu susat-susah gampang, tapi banyakan susahnya kalo menurut saya wuahahaahha. yaudah cut the chitchat langsung ajaa ya saya mulai.

Jadi waktu itu ceritanya lagi mau libur musim dingin selama Kurang lebih 1.5 bulan. Karena banyak pertimbangan, saya memutuskan untuk stay di Nanjing dan tidak balik ke Indonesia. Tapi Karena dorm saya tutup, keputusannya adalah agar saya dan beberapa teman sewa apartment selama 1.5 bulan. Baru awal-awal saja sudah banyak saran dari kating dan dosen untuk pulang saja ke Indonesia, Karena ini baru tahun pertama kami (jadi kami masih buta tentang Nanjing) dan diantara kami berlima tidak ada yang bisa Bahasa mandarin. Tapi Karena kami nekad Akhirnya kami tetap cus dan memutuskan untuk segera mencari apartement.


Ada banyak sekali cara untuk mencari apartment, salah-satunya bisa lewat aplikasi seperti anjuke dan  Airbnb. Tapi sayangnya saya dan teman-teman saya tidak bisa menggunakannya Karena tidak punya kartu identitas cina. Jadi kalo mau Menggunakan app Seperti itu harus mendaftar menggunakan kartu identitas Seperti ktp dan tidak bisa Menggunakan passpor. 

Akhirnya kami berusaha lagi mencari jalan lain tidak Hanya lewat app namun juga kontak langsung, dibantu teman saya yang jago mandarin, credits for both of you Jack Learn and Dian.


Pengalaman Sewa Apartemen di Nanjing, Cina - Journey of The Week
Agen pencari Apartment Deyou
Cara lainnya, kami Menggunakan Deyou. Deyou ini sejenis agen pencari apartment dan syukurnya bisa Menggunakan passport. Akan tetapi, lagi-lagi kami menemukan masalah. Ternyata apartment di Nanjing yang terdaftar di Deyou rata-rata harus jangka panjang (minimal 1/2 tahun) dan biaya sewa dihitung perkamar. Sedih, padahal udah sempat survey lokasi dan apartment nya lucu-lucu. Terpaksa kami kembali ke dorm dengan harapan kosong :(


Pengalaman Sewa Apartemen di Nanjing, Cina - Journey of The Week
Ini Salah Satu Contoh dari Deyou




Hampir seminggu berlalu setelah survey berlangsung dan kami belum menemukan cara lagi. Hampir saja kembali ke Indonesia, tapi tiba-tiba teman saya menemukan cara baru yang sangat unik. 


Berbekal Baidu translate, teman-teman saya mulai meng-add wechat tiap akun yang mengupload iklan apartment di anjuke. Jadi singkatnya, temen-temen saya tidak mengontak admin-admin yang Membuat Iklan di Aplikasi anjuke secara langsung, melainkan meng-add wechatnya terlebih dahulu lalu memulai percakapan disitu. Ternyata, beruntungnya Salah Satu yang teman saya chat adalah agen apartment yang pekerjaannya memberi jasa mencarikan apartment. Dia bersedia membantu kami mencari apartment dan meminta berapa budget yang sanggup kami bayar per orang. Akhirnya kami setuju dan langsung mulai survey lokasi.


Banyak sekali apartment yang kami kunjungi, namun kami terpukau Dengan satu apartment yang lokasinya dibelakang kampus kami. Akhirnya kami setuju Untuk mengambil rumah tersebut dan Membuat tanda-tangan kontrak yang Hanya membutuhkan passport.

Oh iya, nama apartment nya 武夷名仕园, yang artinya Wuyi Famous Official Garden.

Puas akan pelayanan Agen? ya Karena Akhirnya Kami punya tempat tinggal selama liburan. Sebuah apartement 4 kamar Untuk 8 orang, 2 kamar mandi, wifi, heater, tv, mesin cuci, water heater dll. Lumayan lah Untuk tinggal 1.5 bulan. 

Soal harga? Mahal. Sangat mahal apalagi ditambah dengan biaya agen, entah budget saya yang kekecilan atau memang ini yang kemahalan. Berikut saya beri rincian harga.

  1. Deposit : 3000 RMB (wajib dibayar, berfungsi seperti jaminan kalau terjadi sesuatu Dengan rumahnya, tapi bakalan dikembaliin minus uang listrik).
  2. Sewa apartment 1.5 bulan: 5500 RMB
  3. Biaya Agen: 1200 RMB
Total: 9700 RMB = Rp. 20,370,000 Untuk 1.5 bulan.

Mahal semahal mahalnya dan yang membuat saya semakin nyesek adalah CORONA. Ya, saya dan teman-teman baru tinggal dari tanggal 12 januari, namun dari tanggal 22 januari Sudah mulai stay at home dan tidak bisa keluyuran karena takut tertular corona dan tanggal 28 januari BALIK KE INDONESIA. YA, SANGAT RUGI. kami membayar 20jutaan hanya untuk tinggal selama kurang lebih 18 Hari disana. Hal ini juga yang menyebabkan saya tidak sempat membuat room tour dan mengabadikannya.


Ambil hikmahnya saja, dengan begitu saya jadi bisa lebih berhati-hati dalam melakukan tindakan. Pengalaman buruk membuat kita belajar untuk tidak salah langkah lagi kedepannya. Itulah cerita saya tentang sewa apartment di Cina. Bagi temen-temen yang ingin membaca pengalaman saya di Nanjing bisa kunjungi 👉🏻 NANJING SERIES



[Update]

Ternyata saya ada beberapa foto-foto waktunya di apartment. Ini día foto-fotonya:

Pengalaman Sewa Apartemen di Nanjing, Cina - Journey of The Week
Bagian luar apartment. Saya di lt 8 btw.



Pengalaman Sewa Apartemen di Nanjing, Cina - Journey of The Week
North gate apartment Saya
Pengalaman Sewa Apartemen di Nanjing, Cina - Journey of The Week
Taman apartment





Pengalaman Sewa Apartemen di Nanjing, Cina - Journey of The Week
Kamar saya

Pengalaman Sewa Apartemen di Nanjing, Cina - Journey of The Week
Ruang tengah multifungsi, tempat kami ngumpul-ngumpul, nobar, rembukan, dll.



Thank you for reading✨
If you have question, suggestion, or recommendation, don't hesitate to comment bellow or through my email monicasitompul17@gmail.com.
See you on my next post and have a nice day❤️









Rs2020.
All Right Received.





Wednesday, January 01, 2020

,
Tahun Baruan di BAIJIAHU 百家湖站 - Rsjournal

Yasss! Its almost a new year! walaupun di China tahun barunya baru dimulai saat imlek aka tanggal 25 januari 2020 nanti, tapi vibesnya masih tetep terasa guys✨


Seperti yang kita tau, China merupakan negara komunis yang punya kehidupan sendiri dan hari raya  yang beda dari yang lain aka cuma milik mereka sendiri. Eits walaupun begitu, China tetap ikut merayakan hari raya luar Seperti halloween, paskah, natal dan juga tahun baru universal. Jadi tetep asik donggg karena tingkat toleransi mereka terhadap negara lain lumayan tinggi.

Okay back to the story. Jadi ceritanya, saya dan 3 temen saya; Jack, Shabrina dan Liu berencana buat menghabiskan detik-detik terakhir tahun 2019 di Baijiahu, sekalian count down rame-rame dan menikmati fireworks karena kebetulan kata orang Baijiahu sering buat even-even seru Seperti ini. Berhubung kami Anak rumahan (baca: Anak asrama), jadinya harus minta izin dulu buat keluar sampai larut malam biar ga dicariin Ayi penjaga dormnya. Akhirnya setelah di acc dosen prodi, kami langsung cus tanpa basa-basi ke Baijiahu. Waktu itu pukul 10 malam. Karena masih agak lama menuju jam 12.00 kami memutuskan Untuk gerak santai dan tidak Teresa-gesa. Dari dorm ke Baijiahu jaraknya 13km, memakan waktu sekitar 17 menit pakai metro, tapi berhubung Sedang tidak tergesa-gesa dan malas jalan ke zhan cpu, akhirnya kami memutuskan untuk naik didi (Sejenis grab/gocar versi cina). oh iya buat yang belum baca artikel tentang Metro Nanjing, bisa lhoo sekalian dibaca disini hehehe.


Tahun Baruan di BAIJIAHU 百家湖站 - Rsjournal

Sesampainya disana, kami memutuskan jalan-jalan di mall nya dulu. Oh Iya Baijiahu itu lumayan besar, ada dua mall berjejeran dan saling terhubung Menjadi satu, Lalu diluarnya ada taman guedee isinya tempat-tempat instagramable dan spot-spot yang keren buat dikunjungi, salah satunya kincir angin 1412 yang menjadi salah satu landmark Baijiahu. Taukah temen-temen semua apa yang kita beli di mall pertama kali? Yas, papa jack sok ngide buat nraktir kita makan ice cream mcd varian terbaru di saat winter. Tapi emang sih, konon katanya kalo musím dingin makan eskrim jadi hangat hahahhaa padahal engga tuh rasanya sama aja🙃

Tahun Baruan di BAIJIAHU 百家湖站 - Rsjournal


Yey its almost countdown. Akhirnya kami memutuskan Untuk jalan-jalan diluar dan menikmati  usara dipertunjukan. Ternyata mereka menggelar acara street dance ditengah-tengah taman sambil menunggu count down dimulai. Pertunjukan berlangsung seru dan ramai. Mereka berhasil menarik setiap orang yang lewat untuk ikut menonton termasuk kami berempat. 

Tahun Baruan di BAIJIAHU 百家湖站 - Rsjournal


Jangan lupa jalan-jalan di ferris wheel dan danau yang ada di sampingnya, sesuai dengan nama tempatnya yaitu baijiahu, 湖 (Hu) yang artinya lake atau danau. Suasana makin ramai dan meriah semakin malam, namun karena suhu yang ekstrim dan sangat dingin sekitar 0 derajat, kami memutuskan untuk segera pulang setelah count down. 

Tahun Baruan di BAIJIAHU 百家湖站 - Rsjournal


Awal rencana ingin pulang Naik didi juga karena sepertinya metro Sudah tidak beroperasi lewat jam 12 malam, jadi kami memutuskan untuk menunggu di area samping mall dan meng-order didi. Tapi apa yang terjadi? ternyata oh ternyata, kami dapat nomor antrian 300an! menunggu hampir sejam lamanya di suhu yang dingin seperti ini membuat kami gelisah, mana nomor antrian masih menunjukan angka ratusan, sehingga membuat kami memutuskan untuk bersembunyi dibawah zhan Baijiahu. Tujuan hendak bersembunyi dan menghangatkan diri, eh tiba-tiba dewi fortuna datang kepada kami. Ternyata metro masih beroprasi karena ini hari spesial (tahun baru) akhirnya kami membatalkan orderan didi yang masih 100 Lebih nomor antrian dan memutuskan untuk naik metro.



Tahun Baruan di BAIJIAHU 百家湖站 - Rsjournal

Tahun Baruan di BAIJIAHU 百家湖站 - Rsjournal

Yep, Seperti Dugaan saya, karena metronya sepi dan hampir tidak ada orang, entah pemanasnya tidak berfungsi atau karena hanya sedikit orang yang ada didalam metro makanya suhu disini masih tetap dingin, sampai membuat minyak telon saya ikut-ikutan membeku😢. Keseruan tahun baru pertama kalinya di Negeri orang membuat saya harus lebih bersyukur lagi, yang pertama karena saya masih diberikan nafas kehidupan hingga detik saya menulis blog ini, yang kedua karena saya diberikan kesempatan untuk menikmati keseruan tahun baru di negara orang. Walaupun tanpa keluarga, saya bersyukur bisa ditemani Oleh teman-teman baru saya yang tentunya Baik-baik dan seruuuuu. Sekian tulisan saya. Have a nice day peeps!!!❤️

Tahun Baruan di BAIJIAHU 百家湖站 - Rsjournal

Tahun Baruan di BAIJIAHU 百家湖站 - Rsjournal

Update: Ini salju sehari setelah tahun baru. Wah sangat diberkati sekali ya diberikan kesempatan Untuk memegang salju pertama kali❤️.









Rs. 2020.
All Right Received.

Wednesday, December 25, 2019

,









“The purpose of life is not to be happy. It is to be useful, to be honorable, to be compassionate, to have it make some difference that you have lived and lived well.” ― Ralph Waldo Emerson





December, 2019. Can you imagine celebrating your first Christmas in other country without your family? can you also imagine how it's like to have a Christmas without holiday? Well, welcome to China, where holiday is only for China's day. 

I thought it would be my first worst Christmas. I did not really get the Christmas vibes at the time, plus christian is minority here. But THANK GOD, that was my first thought. My Senior, who is also christian, invite me to follow the FCTA event which is Christmas celebration with children with disabilities in special school. I was so happy finally I got the chance to do something special, tbh.





There was a lot of volunteers. I was happy i got the chance to meet new friends who are also foreigner students. Some come from Philippine, some from Pakistan, India, Africa and also China itself. Gather around, cheering them up, and also give some gift to the kid is the most precious moment that I have ever experienced, even thought we still have one problem; language barrier.




Also Read: Precious Moment Di Yayasan Hamba! | Second Time Going To Orphanage


The celebration was amazing. It started with a small ceremony, singing the national song of China and gathered around. Then the game started. The game is designed for all the kids, and us as the volunteers can only support them. There are a lot of fun games and at the end of the event we give Christmas presents for them. Doll, snacks, candy, apples, etc. Then we have lunch together, eating jiaozi and boiled egg. It was all traditional, yet so fun.





All the kids looked so happy. I love this. they dream, create and imagine. They live their life without fear. I guess because they don't think too much. This is what their privilege. Having no fear, always be happy and not overthinking. But what about us? Somewhere along the line, feeling guilty, fearful, and unhappy has become the norm. It is almost expected. What happened to us to take away our feeling of excitement for what tomorrow holds and replaced it with worry?







Rs. 2020
All Right Received

Friday, December 20, 2019

,
Proud Indonesian🇲🇨 | Saman Nanjing Xiaozhuang University 南京晓庄学院🇨🇳



Hard work paid off!!
On Wednesday, December 10th 2019 after a stressful months of practicing, we finally did it!. 
It was an event from Economic Students of Nanjing Xiaozhuang University and us, as Indonesian students are asked to also give performance for this event and of course, we gladly accept it. We were practicing for like 2 times a week, starting from September.

Proud Indonesian🇲🇨 | Saman Nanjing Xiaozhuang University 南京晓庄学院🇨🇳
Saman Squad🤘🏻

To be honest this is my first time participating in such an event like this.

When I heard the word saman for the first time, I wasn't really paying attention for that because I know I cannot dance, and dance is not my cup of tea. I've never been to a traditional dance practice before and this is the most interesting, yet remarkable things ever that I learned in China. As we know, Saman is one of the complicated traditional dance, using speediness and agility in order to make a cohesive movement towards one another. When my senior asked me to join saman, I laught at first. Me, dancing? hahaha. No way. Cant relate. But then one of my friends also asked me to join the saman dance and said that saman is not that hard, so why not join? Then I decided to join, but with half a heart. Even thought I was a thrash and I still forget some of the dance when we performed, at least I do my best, right?





Proud Indonesian🇲🇨 | Saman Nanjing Xiaozhuang University 南京晓庄学院🇨🇳


There are a lot of movements, and tbh it drives me crazy. I'm not good at memorizing things and that's why every time we practiced, I always made at least one mistake. I was also didn't really into it until one day, one of my friend told me that I should proud of what I am doing. Being able to perform our own traditional culture in another country is such a blessing, and I am lucky to be part of it. Then a sense of pride arose on me😎 that's when I began to practice seriously. I learned that dance movement is not something that we memorize, it is something that we feel, something that goes along with the rhythm of the music. Harmonize. As soon as I learn how to feel the rhythm, I started to understand the movement. Saman become easier when I understand the rhythm. I make less mistake ever since that, and finally at the performing day I get the chance to show my own traditional dance, to other country. #PROUDINDONESIA🇲🇨

Proud Indonesian🇲🇨 | Saman Nanjing Xiaozhuang University 南京晓庄学院🇨🇳
International Economy '19
This is the short version of our (amateur) performance😂. Enjoy!!




Rs. 2020
All Right Reserved.

Monday, November 25, 2019

,


Ajaib Blog Competition | Monica Maharani Sitompul | Frankenranma



Time does fly. Tidak terasa saya sudah berada di semester 5! Tahun ini merupakan tahun yang sungguh luar biasa karena disini lah saya merasakan naik turunnya lika-liku kehidupan perkuliahan; mulai dari meng-apply beasiswa Double degree, berjuang melewati satu semester di kelas yang berbeda dengan teman-teman kelas IBMP saya, mengikuti kepanitiaan yang superduper sibuk, rapat rapat rapat, kursus Bahasa, jadi student buddies, ditambah lagi Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang saya ambil di Kalimantan selama satu bulan lebih yang menjadi salah satu syarat agar dapat mengikuti program double degree. Suka duka telah saya lewati pada masa itu. Berperang melawan rasa lelah, cemas, takut dan overthinking hingga akhirnya, setelah berjuang melawan itu semua saya berhasil menginjakan kaki di Nanjing, tepatnya di Nanjing Xiaozhuang University untuk melanjutkan program beasiswa double degree yang telah saya impikan sejak awal semester satu.

Ajaib Blog Competition | Monica Maharani Sitompul | Frankenranma
International Student Buddies 🇨🇳-🇲🇨

Ajaib Blog Competition | Monica Maharani Sitompul | Frankenranma
KKN 75 UAJY - Sandai, Borneo

Ajaib Blog Competition | Monica Maharani Sitompul | Frankenranma
Double Degree to China😢


Namun, bukan berarti perjuangan saya selesai sampai disini. Masih banyak hal dan masalah baru yang akan saya temui seiring berjalannya waktu, terutama dalam menjadi seorang mahasiswa asing.  Adaptasi lingkungan, Bahasa, budaya, dan juga gaya hidup menjadi hal yang mau tak mau harus saya lakukan agar dapat bertahan. Disinilah letak keseruannya!. Saya pribadi senang dengan tantangan, walaupun hal ini kadang sungguh menyusahkan saya. Mengutip sebuah anonymous quote, 'Jika kamu lelah tapi kamu senang, berarti kamu sedang berada di jalur yang tepat' selalu menjadi sumber kekuatan bagi saya untuk bertahan.

Here at Nanjing Xiaozhuang University.




Lalu, dari segala tantangan yang akan saya hadapi kedepannya, hal apakah yang paling saya takutkan?

Menjawab sebuah pertanyaan dari saya dan untuk saya. Mungkin ada banyak sekali kecemasan dan ketakutan yang akan saya hadapi nantinya yang belum terpikirkan oleh saya, mengingat perjalanan saya yang masih sangat panjang. Namun, ada satu hal yang sudah tergambar jelas dipikiran saya. Ketakutan yang mendominasi dan menurut saya, tidak hanya saya seorang yang merasakannya namum juga beberapa orang yang juga visionaris seperti saya. Lantas, apa itu?



'Mempersiapkan Rencana Keuangan Sebagai Bekal Masa Depan'.

Ya. Ketakutan terbesar saya adalah tidak bisa mempersiapkan kebutuhan masa depan, terutama dalam  segi finansial. Banyak hal yang dapat terjadi dalam kurun waktu singkat. Makin dewasa saya bertambah, semakin saya harus menjadi mandiri dan tidak bergantung kepada orang tua lagi. Apapun kemudahan yang saya miliki sekarang ini tidak akan bertahan lama jika tidak saya kelola dengan baik. Masalahnya, di usia superti saya sekarang ini, moto hidup "Yolo" selalu merekat dalam kehidupan saya, terutama karena saya sedang melanjutkan studi di negeri orang. Rasanya kalau hanya diam-diam Saja demi tidak mengeluarkan duit sungguh tidak benar. Belanja untuk keperluan sehari-hari, belanja barang-barang baru dan lucu-lucu, nongkrong, jalan-jalan dan traveling, semua harus saya lakukan disini Sebelum menyelesaikan kuliah di negeri orang. Sering kali ketika ingin membeli sesuatu saya bertarung dengan diri saya sendiri, terjebak dengan kata 'haruskah saya beli?' dan 'You only live once', namun ujung-ujungnya tetap berakhir dengan sebuah transaksi. Belum lagi diskon-diskon, makanan-makanan di streetfood yang banyak dan beraneka ragam yang cocok dengan hobi makan saya; Semuanya bila saya ikuti satu-persatu bisa menghabiskan duit jajan bulanan saya, tanpa sisa sepeserpun!!


Tentu saja dengan cara hidup seperti ini saya tidak bisa tenant-tenang saja. Akan selalu ada dibenak saya cara untuk mencari uang tambahan, termasuk back-up financial. Jujur jika memikirkan uang rasanya pusing setengah mati. Menghabiskannya memang mudah, namun mencarinya membutuhkan usaha dan tenaga yang sangat berat. Kira-kira apa yang bisa saya, seorang mahasiswa biasa lakukan agar bisa menghasilkan setidaknya sesuatu yang berarti dalam hidup saya?


Lalu suatu hari saya teringat dengan semester sebelumnya saat saya masih di Indonesia. Kakak kelas saya yang bernama Leon yang pada saat itu merupakan asisten dosen sungguh menginspirasi saya!. Dia merupakan mahasiswa yang sangat aktif dalam dunia perkuliahan dan selalu memberikan good vibes. Saya mengenal dia saat dia mengajar asistensi manajemen keuangan dan kami menjadi lebih akrab saat sama-sama menjadi student buddies. Disitu ia menceritakan banyak sekali pengalaman yang ia miliki, terutama berbagai segi positif yang ia dapat saat menjadi asisten dosen manajemen keuangan. Ia bercerita banyak, salah satunya adalah berinvestasi. Ya, saya mulai tartarik dengan perbincangan itu ketika ia mengatakan kata 'investasi'. Selama ini saya memang hanya tahu sebatas permukaan saja tentang investasi. Ia menjelaskan banyak hal sekali pada saya tentang investasi sehingga saya menjadi tertarik akan hal tersebut dan melakukan research di google dan YouTube untuk informasi yang lebih mendalam lagi. Tertarik? Ya. Ingin mencoba? Sangat!

Ajaib Blog Competition | Monica Maharani Sitompul | Frankenranma


Investasi Muda?

Tidak ada kata terlambat untuk memulai, bukan? Walaupun sudah melewati masa-masa kelas manajemen keuangan, saya merasa masih belum layak untuk lulus dari kelas tersebut. Penyesalan muncul ketika saya mengingat-ingat kembali semua materi yang telah diajarkan dosen kepada saya, masa-masa dimana saya mengambil kelas manajemen keuangan. Dulu di kelas itu dia mengajarkan saya tentang semua hal yang menyangkut keuangan superti investasi, saham, pasar modal, reksa dana, namun tak ada satu pun yang saya cerna dengan baik. Masuk telinga kiri keluar telinga kanan. Coba dulu saya rajin mendengarkan dosen, pasti saya sudah jago investasi sekarang!. Tapi begitulah hidup. Kita harus melewatkan sesuatu dulu baru bisa sadar kalau kita membutuhkannya.

Disinilah petualangan saya dimulai. Googling sana-sini, membaca artikel seputar investasi sampan otak saya akhirnya tercerahkan sedikit demi sedikit. Kok ngebet banget sih buat investasi? Ya. Mungkin saya terlihat terlalu antusias dan bersemangat, padahal banyak orang yang beranggapan bahwa investasi lebih cocok jika dilakukan saat sudah mapan, sudah punya kerja, dan usia-usia muda seperti saya sekarang ini belum cocok untuk terjun dalam dunia investasi. Hmm. Is it?

Bagi saya secara personal, investasi itu tidak mengenal umur. Tua muda, asalkan kita benar-benar paham dan mengerti dengan apa yang akan kita lakukan, semua akan baik-baik saja. Malahan, banyak juga orang yang mengatakan dengan mulai berpikir untuk berinvestasi di usia 20-an tahun, kita  sudah selangkah lebih maju dibandingkan kebanyakan orang, lho. Kenapa begitu? Karena kita sudah mempersiapkan masa depan kita mulai dari masa muda kita. 

Lalu gimana dengan modalnya kalau di usia muda kita bahkan belum bisa cari duit sendiri? 

Banyak orang beranggapan bahwa semua investasi membutuhkan dana yang besar. Dulu saya juga sempat mengira seperti itu. Kalo nggak punya modal gede, ga usah sok-sok investasi deh. Ga bakalan berefek. Iya, dulu pemikiran saya sedangkal itu. Mungkin karena saya waktu itu kurang berpengetahuan tentang investasi. Tapi untungnya sekarang pikiran saya sudah lebih terbuka, dan menjadi salah satu alasan kenapa saya sekarang bisa berinvestasi di Reksadana.


Reksadana!

Keputusan yang cepat, namun tepat menurut saya. Tentu pilihan saya dilandasi dengan berbagai macam alasan dan pertimbangan. Pada awalnya, saya ingat kata-kata dosen saya mengenai reksadana, atau dalam bahasa inggris disebut Mutual fund. 'Don't put all your eggs in one basket' menjadi sebuah istilah yang sangat tepat untuk menggambarkan artinya. Reksadana adalah salah satu bentuk investasi keuangan seperti saham, pasar uang, maupun obligasi. Yang membedakannya adalah, dalam reksadana, uang yang kita investasikan dikumpulkan bersama-sama dengan investor lain dan nantinya dikelola oleh manajer investasi. Lalu dimana dana kita ditempatkan? Nah, disinilah istilah don't put all your eggs into one basket berlaku. Uang kita nantinya akan di investasikan dengan komposisi yang telah ditentukan dan disepakati baik  pada saham, pasar uang maupun obligasi.

Tentunya seperti yang telah saya katakan tadi, memilih untuk berinvestasi pada reksadana bukanlah tanpa alasan. Berikut ini alasan mengapa saya memilih reksadana yang telah saya rangkum:

Pertama, investasi di reksadana sangat terjangkau. Mengapa demikian? Karena tidak semua investasi membutuhkan dana besar! Ketika investasi saham membutuhkan duit jutaan, pada reksadana kita bisa berinvestasi dengan jumlah yang kecil, sehingga bagi saya yang belum punya penghasilan dan masih mengandalkan orang tua, bisa nih menabung ke reksadana dengan cara menyisihkan sedikit uang jajan.

Kedua, resiko rendah. Pada reksadana, terjadi diversifikasi resiko, artinya, uang kita di alokasikan ke berbagai instrumen seperti saham, obligasi dan pasar uang, sehingga resiko yang terjadi pun akan terminimalisir karena turunnya Nilai tidak terjadi secara bersamaan.

Ketiga, Akses untuk berinvestasi di reksadana sangat mudah! Jaman sekarang, sudah banyak sekali marketplace untuk membeli reksadana, sampai-sampai orang-orang pada bingung harus pilih yang mana, sehingga tidak bingung harus berinvestasi reksadana dimana. Lalu, dimana tempat yang harus saya pilih untuk investasi reksadana? Well, if you ask me, marketplace yang saya pilih adalah Ajaib.




Ajaib Blog Competition | Monica Maharani Sitompul | Frankenranma




Pertama kali saya mengetahui tentang Ajaib adalah saat sedang streaming di Youtube. Disana ada seorang Youtuber yang memperkenalkan reksadana dan aplikasi Ajaib untuk berinvestasi. Apa Itu Ajaib? Ajaib adalah aplikasi investasi yang memungkinkan semua orang berinvestasi dalam reksa danaJujur, karena pembawaan sang YouTube tentang Ajaib yang sangat informatif dan persuasif, dikala itu saya langsung tertarik dan mau segera mencoba; pertama kalinya saya mengeluarkan tekad saya setelah sekian lama hanya sekedar melakukan research saja. Awalnya saya hanya menggunakan kode referral untuk coba-coba trial and error, namun kok makin kesini sepertinya saya makin tartarik dan pada akhirnya, saya memutuskan untuk memperbesar investasi saya. 
Lalu, apa yang membuat saya tertarik untuk investasi reksadana disini? 




1. Terpercaya

Hal pertama yang paling essensial yang saya lihat adalah kredibilitasnya. Ajaib telah terverifikasi dan diawadi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sehingga aman bagi kita untuk berinvestasi disini. Uang kita disimpan dengan aman oleh bank kustodian dan diawasi secara ketat oleh OJK. 

2. Cocok untuk Pemula

Bagi saya, Ajaib sangat cocok bagi pemula seperti saya yang baru mula belajar saham. Untuk  dapat memahami dan menganalisa kinerja sebuah parusahaan butuh ketelatenan dan keuletan, dan tidak bisa dipelajari secara cepat. Inilah salah satu hal yang sebenarnya membuat saya agak takut untuk berinvestasi, karena saya sendiri tidak pandai dalam menganalisa, dan juga tidak punya waktu untuk memantau perkembangan perusahaan seintens mungkin. Oleh sebab itu saya memutuskan untuk investasi reksadana di Ajaib, karena Ajaib begitu mudah dan gampang untuk dipahami. Investor-investor baru seperti saya yang tidak tahu harus berinvestasi kemana akan dibantu dan diberikan rekomendasi harus investasi kemana. Dengan Ajaib, kegiatan investasi menjadi lebih mudah, terutama untuk generasi milenial yang senang dengan yang praktis-praktis.

Ajaib memberikan banyak sekali kemudahan seperti:



Ajaib Blog Competition | Monica Maharani Sitompul | Frankenranma

- Memberikan detail informasi tentang reksadana juga detail investasi, yaitu dimana saja dan berapa persen dana investasi kita di alokasikan dalam reksadana tersebut, sehingga kita bisa tahu berapa persen bagian yang kita miliki ketika kita berinvestasi.



Ajaib Blog Competition | Monica Maharani Sitompul | Frankenranma

- Di Ajaib juga terdapat banyak Pilihan investasi Baik dari resiko terendah, Obligasi, Terpopuler maupun syariah; tinggal sesuaikan saja dengan keinginan kita.




Ajaib Blog Competition | Monica Maharani Sitompul | Frankenranma

-Menyediakan simulasi return, yaitu berapa banyak return atau keuntungan yang akan kita dapatkan bila berinvestasi dalam jangka waktu tertentu dengan bunga dalam periode tertentu.



Ajaib Blog Competition | Monica Maharani Sitompul | Frankenranma

-Tersedia keterangan daftar perusahaan tempat kita ingin berinvestasi, sehingga saat memilih, kita bisa tahu dengan jelas dimana uang kita akan diinvestasikan.


3. Jumlah investasi terjangkau

Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, saya memulai investasi pertama saya di AJAIB hanya dengan RP. 10,000.00,-, dan itupun bonus dari menggunakan kode referral orang. Intinya pada investasi awal saya belum mengeluarkan uang sepeser pun. Buat kaum muda yang masih belum punya gaji sendiri ataupun yang bugdetnya kecil, Ajaib is the answer. Dari menabung sedikit-sedikit, lama-lama akan menjadi bukit!  


4. Banyak Tips & Trik, serta Pengetahuan Baru Tentang Investasi✨

Salah satu fitur yang paling saya suka dari Ajaib adalah Belajar. Disini para pemula benar-benar diberikan pengetahuan baru, informasi tambahan, dan juga tips-tips dalam berinvestasi, juga beira-berita seputar keuangan yang pastinya sangat berguna bagi kita. Selain menabung, wawasan kita juga bertambah dengan Ajaib.

Ajaib Blog Competition | Monica Maharani Sitompul | Frankenranma

Tidak hanya berbagi ilmu, pengetahuan, dan wawasan baru di aplikasinya saja, Ajaib juga memberikan beberapa edukasi tentang investasi di Official instagramnya, lho. Sudah di follow belum? Kalau belum, yuk stalk Official account-nya di @ajaib_investasi

Ajaib Blog Competition | Monica Maharani Sitompul | Frankenranma



5. Sharing is Caring!

Ajaib Blog Competition | Monica Maharani Sitompul | Frankenranma

Fitur lainnya yang saya suka di Ajaib adalah ajak teman menggunakan kode referal. Saat mengajak seseorang untuk berinvestasi menggunakan Ajaib, teman kita akan mendapatkan bonus saldo untuk investasi sebesar RP.10,000.00,- dan kita akan mendapatkan koin Ajaib. Koin itu nantinya dapat kita mainkan untuk mendapatkan reksadana gratis hingga 1 juta!. Jadi selain dapat untung dari investasi, kita juga bisa mendapatkan untung dari kode referal. Wah, asyik tuh!

Bagi yang mau mendaftar, bisa lho menggunakan kode referal saya, moni915;
atau Bisa klik disini. 




Setelah menulis panjang lebar akhirnya saya mencapai titik paling akhir pada blog ini yaitu Kesimpulan. Sebagai kaum milenial, kita harus sudah mempersiapkan masa depan mulai dari sekarang. Banyak hal yang dapat kita lakukan, salah satunya yaitu dengan berinvestasi, karena dengan melalui investasi kita menanam sedikit demi sedikit kekayaan kita untuk digunakan di masa depan. Banyak instrumen yang dapat kita pilih untuk berinvestasi, salah satunya reksadana yang sangat disarankan untuk generasi muda. Menurut saya, dengan kemudahan yang telah diberikan serta berbagai macam kelebihan yang ada di Ajaib, kita sebagai generasi milenial yang mencari serba kepraktisan dapat memanfaatkannya dengan baik. Dengan Ajaib, kegiatan investasi menjadi lebih mudah dan menyenangkan, juga memberikan banyak keuntungan bagi kita bila kita serius dan tekun dalam menjalankannya. 


The Way to get ahead is to start now.
-William Feather 




Ada banyak sekali artikel yang membahas tentang Ajaib yang bisa dijadikan referensi bila ingin tahu lebih jelasnya, atau melalui video tentang Ajaib di Youtube seperti yang saya lakukan. Semoga artikel saya kali ini dapat membantu dan menjadi inspirasi untuk kita semua. Jika ada pertanyaan, saran, rekomendasi, ataupun pengalaman lain seputar rencana masa depan, investasi reksadana maupun Ajaib, you can hit me up on my social media account (provided bellow) or by simply hit the comment button. Terima kasih telah membaca, Have a nice day!


Ajaib Blog Competition | Monica Maharani Sitompul | Frankenranma

Informasi lebih lanjut tentang Ajaib, kunjungi official websitenya di:



Follow Us @soratemplates