Musim Gugur di Turki: Catatan Perjalanan dari Istanbul ke Cappadocia - rsjournal
Ada sesuatu yang terasa seperti magic saat kaki saya pertama kali menginjakkan kaki di tanah Turki bulan Desember lalu. Udara musim gugur yang super segar, tidak menusuk tapi cukup membuat saya merapatkan jaket tipis yang saya gunakan dari Indonesia, untuk menyambut di pintu kedatangan. Awal dari perjalanan yang selama ini hanya saya lihat di kartu pos: perpaduan antara sejarah ribuan tahun dan warna alam yang berubah keemasan.
![]() |
| Amenities Kit from Turkish Airlines |
Istanbul: Kota Dua Benua 🇹🇷
Perjalanan dimulai dari Istanbul. Begitu keluar dari bandara dan menyusuri jalanan kota, pikiran saya langsung bergumam; am i in Europe? Arsitektur bangunan megah, pedestrian tertata yang memberikan kesan saya sedang berada di benua Eropa.
|
Namun, begitu saya melangkah lebih jauh ke area Sultanahmet, ada sebuah perpaduan unik yang sulit dijelaskan. Di satu sisi saya merasa sedang berada di Eropa, namun di sisi lain, aroma rempah dan suara adzan dari menara-menara masjid memberikan vibes Timur Tengah yang sangat kental. Itulah kerennya Istanbul! berdiri di antara dua dunia.
Satu hal yang menurut saya unik dan hanya ada disini adalah: banyak anjing lucu dan menggemaskan! Untuk lebih lanjut artikelnya saya bahas disini ya:
Istanbul Story: Pengalaman Unik Bertemu Anjing Liar di Jalanan Turki - rsjournal
Sore itu, udara musim gugur mulai terasa cekit-cekit. Untuk menepis rasa dingin dengan jaket tipis saya, saya mampir ke Sariyer Börekçi (toko penjual börek) kecil di sudut jalan dan memesan sesuatu yang baru, yang nampaknya adalah makanan rekomendasi ala Istanbul: seporsi Su Böreği yang masih panas! Lapisan pastri lembut dengan isian keju yang lumer dan tambahan secangkir Kopi Turki yang pekat.
![]() |
| Sariyer Börekçi di Istanbul |
Memegang cangkir kopi yang hangat di tangan dan pastry yang lezat, saya duduk diluar toko dan melihat orang-orang berlalu-lalang dengan jaket tebal. Bau khas kastanye panggang (Kestane Kebab) yang terbawa angin musim gugur membuat suasana semakin eropa... Di momen itulah saya benar-benar sadar bahwa saya telah sampai di Turki. Rasanya sungguh tenang, jauh lebih syahdu dibandingkan hiruk-pikuk musim panas yang penuh sesak di Jakarta :(
Menghabiskan waktu berjam-jam di dalam Hagia Sophia ternyata tidak berasa, ya?. Saya bisa duduk sejenak, menatap kubah raksasa itu, dan benar-benar meresapi sejarahnya. Oh ya, karena tidak memakai kerudung saya harus membeli scarf di vending machine untuk bisa masuk kedalam Hagia Sophia.
Sorenya saya menyeberang ke sisi Galata. Di sana, sambil melihat kapal-kapal melintasi Selat Bosphorus dan menaiki kapal pesiar. What a wonderful place.
Cappadocia Journey starts here~
Dari Istanbul, saya berangkat menuju Cappadocia. Jika Istanbul adalah tentang manusia dan sejarah, Cappadocia adalah tentang alam yang indah. Benar benar indah!
Pukul 05.00 pagi, suhu turun drastis. Kami berdiri di tengah lembah yang gelap, ditemani suara hembusan api dari pembakar balon udara. Begitu matahari terbit, langit yang tadinya abu-abu berubah menjadi palet warna ungu dan oranye. Ratusan balon udara perlahan naik ke angkasa.
| Kapadokia dari atas balon udara |
Dari atas balon, saya melihat bentang alam Cappadocia. Tbh, kelihatan seperti permukaan bulan. Lembah-lembah cokelat kemerahan kelihatan semakin dramatis dengan pepohonan yang daunnya mulai menguning. Rasanya seperti berada di dunia lain. Untuk Balon udara, saya menggunakan travel Cappadocia seharga 100 Euros per orang, sudah termasuk Champagne toast sehabis terbang dengan balon udara selama kurang lebih 45 menit.
Perjalanan ini memberi saya perspektif baru. Turki mengajar tentang sejarah, alam, dan musim gugur. Musim gugur adalah pengingat bahwa melepaskan (seperti daun yang gugur) bisa menjadi sesuatu yang sangat cantik.
Bagi teman-teman yang membaca di rsjournal.my.id, jika kalian mencari waktu terbaik untuk mengunjungi Turki, jangan ragu untuk memilih musim gugur. Gunakan syal terbaik kalian, pesan segelas kopi panas, dan biarkan Turki menceritakan kisahnya pada kalian❤️









0 komentar
Halo, terima kasih sudah berkunjung!♥
Silahkan tinggalkan pesan kalian disini.
Mohon menggunakan akun google/wordpress dan bukan link. Segala bentuk komentar dengan link aktif akan dihapus.